Usai Hapus Palestina Dari Google Maps, Bos Google Tewas Mengenaskan


Usai Hapus Palestina Dari Google Maps, Bos Google Tewas Mengenaskan - Google saat ini tengah menjadi sorotan oleh para netizen (pengguna dunia maya) dan juga masyarakat dunia karena menghapus Palestina dari pencarian Google Maps dan tidak mengakui Palestina sebagai sebuah negara.Lalu, siapa yang menyangka jika salah satu bos Google, Vanessa Marcotte kemudian menemui ajalnyadengan cara yang sangat mengenaskan seusai raksasa internet itu menghapus Palestina dari Google Maps.

Vanessa Marcotte ditemukan tewas setelah melakukan aktivitas jogging. Dia diduga dibunuholeh seseorang.Peristiwa naas ini terjadi di Princeton,Massachussetts. Vanessa yang bekerja di kantor Google di New York sedang berkunjung ke rumah orang tuanya. Seperti dilansirDaily Starpada Kamis (11/8/2016), keluarganyacemas karena Vanessa tidak pulang setelah izin pergi jogging. Mereka pun bergerak cepat dan melapor ke polisi. Setelah melakukan pencarian, polisi berhasil menemukan Vanessa dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Baca juga :

Polisi memastikan dia tewas karena dibunuh. Menurut polisi, sang pembunuh cukup nekat dalam melakukan aksi kejinya pada siang hari. Selain dibunuh, manager Googleitu juga diduga dilecehkan secara seksual sebelum dibunuh.Wanita berparas cantik ini ditemukandalam kondisi mengenaskan di hutantidak jauh dari rumah orang tuanya dan beberapa bagian tubuhnya dibakar. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan dia dilecehkan secara seksual.Joseph Early dari kejaksaan setempat mengatakan bahwa pihaknya menemukan sejumlah fakta-fakta yang mengerikan. Dia menyarankan agar warga di Princeton dan di sekitarnya meningkatkan kewaspadaan. Ayah Vanessa, John sangat berduka atas kematian anak kesayangannya.

John sebelumnya telah mencari putrinya selama berjam-jam. John mengatakan bahwa Vanessa adalah gadis yang baik, cantik dan paling pintar di kampusnya. Polisi mengatakan bahwa ini adalah pembunuhan pertama yang terjadi di kota tersebut setelah 30 tahun lamanya. Sejauh ini belum ada tersangka yang ditangkap dan polisi masih mencari petunjuk.Vanessa adalah wanita berusia 27 tahun dan bekerja sebagai Health Care Account Manager di Google area New York sejak Januari tahun 2015 lalu. Dia lulus dari Boston University pada tahun 2011 dengan pujian.Kronologi Pembunuhan KorbanVanessa Marcotte ditemukan tewas dengan cara dibunuh dan dibakar di dekat rumah sang ibu dengan keadaan telanjang.

Perempuan berusia 27 tahun ini terakhir terlihat pada Minggu 7 Agustus 2016 sekitar pukul 13.00 di Princeton, Massachusetts, Amerika Serikat (AS).Petugas kepolisian bersama anjing pelacak mengidentifikasi tubuh Vanessa pukul 20.20 di hari yang sama sekitar setengah mil dari rumah ibunya. Dia ditemukan dalam keadaan terbakar di bagian tangan dan kaki. Selain itu juga terdapat sejumlah tanda kekerasan seksual pada beberapa titik tubuh.Vanessa Marcotte adalah anggota tim Google yang sangat disukai oleh teman-temannya. Selama bekerja, diadikenal sebagai pribadi yang murah senyum, punya semangat untuk melakukan berbagai hal secara sukarela, dan sangat suka berolahraga.
Previous
Next Post »